Bingkai Papua

Bingkai Papua
Rangkuman Berita Papua Dalam Bingkai

Breaking News

Lestarikan Makanan Khas Suku Kanum di Perbatasan RI – PNG, Anggota Binmas Noken Berbagi Bibit Tanaman Kumbili

Merauke – Indonesia terkenal akan kekayaan adat dan budaya mulai dari pola kehidupan hingga makanan pokok atau khas dari setiap suku di negeri ini dan keragaman itu adalah suatu hal unik yang ada di Indonesia yang perlu dilestarikan.
Foto Iptu Ma'ruf ketika bertemu dengan suku kanum di perbatasan RI - PNG 10/10/18
 Demi melestarikan kebudayaan yang ada terutama makanan pokok atau khas suatu daerah, anggota Binmas Noken Iptu Ma’ruf Suroto yang juga Kanit Pertanian Satgas Binmas Noken Polri berbagi bibit tanaman Kumbili yang juga merupakan makanan khas suku Kanum yang mendiamai daerah perbatasan RI – PNG di Sota – Merauke, sebanyak 5 tumang atau 5 karung bibit tanaman Kumbili dibagikan bagi masyarakat yang mendiamai daerah perbatasn di Papua, Rabu (10/10/18).

Pemberian bibit tanaman ini adalah suatu tindakan dari Satgas Binmas Noken Polri dalam membantu menjaga dan melestarikan tanaman Kumbili yang menjadi tanaman penting bagi Suku Kanum dan juga suku – suku lainnya yang berada di daerah perbatasan karena tanaman ini sudah mulai langka dan susah didapati.

Iptu Ma’ruf mengatakan bahwa kegiatan pemberian bibit ini selain melestarikan tanaman Kumbili juga bertujuan untuk membantu masyarakat dalam membudidayakan tanaman Kumbili dan membantu perekonomian mereka, mengingat tanaman ini juga sering digunakan dalam upacara – upacara adat suku – suku di daerah perbatasan.

“Pemberian bibit tanaman kumbili ini sengaja saya lakukan untuk membantu masyarakat melestarikan tanaman yang sudah menjadi penunjang hidup mereka sejak dulu dan sudah menjadi suatu budaya didalam adat istiadat mereka yang berada diderah perbatasan RI – PNG, selain itu agar masyarakat juga bisa mempunyai lapangan kerja yang bisa membantu perekonomian mereka,” Ucap Iptu Ma’Ruf.

Kegiatan yang dilakukan oleh Iptu Ma’Ruf ini mendapat tanggapan yang positif dari masyarakat ada di daerah perbatasn yang mengucapkan rasa terima kasihnya karena masih ada orang yang peduli dengan pelestarian tanaman yang menjadi penunjang hidup mereka sejak dulu karena untuk saat ini sangat jarang sekali ada orang yang mau melestarikan tanaman ini dengan cara dibudidayakan.


Danilo Wenno

Tidak ada komentar