Bingkai Papua

Bingkai Papua
Rangkuman Berita Papua Dalam Bingkai

Breaking News

Jayapura, Tanah Papua: “Surga Kecil Jatuh ke Bumi!”



"Tanah Papua Tanah Yang Kaya, Surga Kecil Jatuh Ke Bumi” Cuplikan lirik lagu yang dipopulerkan oleh Edo Kondologit ini bukanlah sekadar lirik lagu. Tentunya ada makna tersirat di dalamnya yang mengekspresikan keindahan alam pesona Indonesia Timur, Tanah Papua.  Melalui alunan nada yang indah, setiap orang yang mendengarnya pasti dapat membayangkan keelokkan ciptaan Tuhan di penghujung Timur tanah air ini.
Saya telah mengalami sendiri bagaimana indahnya alam yang digambarkan dalam lirik lagu itu, khususnya Jayapura, ibu kota Provinsi Papua. Sumber daya alam, keindahan alam, budaya, dan wisata kuliner menjadi daya tarik tersendiri di Tanah Papua. Dalam rublik Jalan-jalan Indonesia kali ini, saya akan mencoba berbagi informasi tentang destinasi wisata alam yang menarik di sana.
Setelah menetap beberapa saat di Jayapura, saya berkesimpulan bahwa kota ini merupakan kota yang cukup aman. Para penduduknya ramah. Mereka tak hanya merupakan para penduduk asli Papua. Ada penduduk yang berasal dari kota Makassar, Ambon, Manado, Jawa, dan Sumatera. Rata-rata tujuan para pendatang mendiami kota tersibuk di wilayah Papua ini untuk berbisnis, baik dari sektor perdagangan, konstruksi, maupun jasa. Pusat pemerintahan daerah Papua juga berada di kota ini.
Untuk menjangkau ibu kota ini, bukanlah suatu perkara yang sulit. Seluruh bandar udara kota-kota di Indonesia sudah menawarkan penerbangan domestik menuju Jayapura. Bandar udara Provinsi Papua sendiri pun terletak di kota Jayapura.
Papua terkenal dengan keindahan alamnya. Bahkan, beberapa destinasi wisata, baik pegunungan maupun laut belum banyak tersentuh oleh traveler. Selama menyusuri kota ini, ada beberapa tempat wisata yang saya kunjungi, yaitu Pantai Amai, Bukit Skyline, Jayapura City, Telaga Love, dan Bukit Sentani. Masing-masing dari destinasi tersebut memiliki ciri khas keindahan yang tentunya tidak mudah ditemui di belahan bumi Indonesia lainnya.
  • Pantai Amai
Untuk sampai di Pantai Amai, saya harus menempuh perjalanan dari Jayapura dengan kendaraan pribadi selama 2 jam. Jaraknya kurang lebih 50 km. Perjalanan ke pantai ini cocok untuk para traveler yang berjiwa petualang. Anda akan menemukan beberapa tantangan. Misalnya saja harus melewati perbukitan curam, serta jalanan yang masih bertanah dan berlumpur. Hal ini dikarenakan sedang adanya pembangunan jalan di sekitar jalan menuju Pantai Amai. Namun, perjuangan Anda tidak akan sia-sia karena Pantai Amai sangat indah dan masih tergolong sepi. Pasirnya putih bersih. Air laut yang jernih sangat memanjakan mata semua orang yang melihatnya.
  • Bukit Skyline
Bukit Skyline merupakan salah satu perbukitan yang ada di kota Jayapura. Pemandangan dari atas bukit Skyline memberikan suguhan lautan biru luas dari atas ketinggian. Benar-benar pemandangan yang sangat cantik.
Pemandangan laut yang luas ini merupakan Teluk Yotefa. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Jayapura dan dapat ditempuh menggunakan mobil atau motor. Jalan menuju Bukit Skyline menanjak dan berkelok-kelok. Di kawasan ini , Anda akan menemukan banyak penjual es kelapa muda. Jadi, begitu cuaca di siang hari mencapai 35 derajat celcius, Anda dapat melepas dahaga dengan kesegaran minuman ini.
Jangan kaget apabila ketika Anda tengah menikmati dan bersantai di Bukit Skyline, tiba-tiba ada yang mendatangi Anda dan meminta uang kebersihan dan sebagainya. Meskipun pungutan ini tidak resmi dari pemerintah daerah Jayapura, mereka bukanlah preman yang memalaki uang. Hal ini ternyata sudah lumrah terjadi di beberapa spot wisata yang tidak berada dalam naungan pemerintah. Sudah terbentuk dalam pemikiran masyarakat Papua bahwa tanah yang ada di Papua adalah tanah adat. Jadi, jika kita menikmati keindahannya, kita harus  menerima dan jangan diambil pusing dengan permasalahan pungutan liar tersebut.
  • Jayapura City
Jayapura City adalah tempat terbaik untuk melihat Kota Jayapura dari ketinggian. Datanglah pada malam hari! Anda dapat melihat gemerlap lampu yang menurut saya serupa dengan hingar-bingar Hong Kong. Mungkin banyak masyarakat luar Papua yang belum tahu tentang keindahan Jayapura City.
Jayapura City lebih dikenal sebagai daerah pemancar televisi nasional, yaitu TVRI. Dahulu, hanya ada dua pemancar di tempat ini, yaitu pemancar televisi nasional dan televisi swasta. Awalnya, Jayapura City juga tidak dibuka untuk umum. Namun, karena semakin banyak orang yang mengunjunginya, pihak TVRI akhirnya mengizinkan orang umum untuk masuk ke area ini. Jayapura City berada di daerah Polimak 1 Jayapura.
  •  Telaga Love atau biasa disebut Danau Love
 Mendengar kata “danau love” mungkin tersirat dalam benak Anda bahwa makna dari danau ini adalah danau cinta atau danau yang dapat memberikan cinta bagi sepasang kekasih yang berkunjung ke tempat ini. Atau mungkin Anda berpikir bahwa ada cerita cinta dibalik nama danau ini. Namun sebenarnya, tidak begitu. Asal muasal masyarakat sekitar menamainya sebagai Danau Love dikarenakan danau ini berbentuk seperti lambang love atau hati. Permukaan airnya sungguh tenang. Jika Anda berangkat dari Kota Sentani, Anda akan menempuh perjalanan ke danau ini sekitar 30 menit.
Lokasi danau ini berada di Kampung Puai, Distrik Yokini, Kabupaten Jayapura, tepatnya dekat dengan Bandar udara Sentani. Nama lain dari danau ini adalah Danau Imfote yang belum banyak diketahui orang. Namun untuk saat ini, tempat ini sudah banyak dijadikan lokasi pemotretan pre-wedding.
Dari atas bukit, bentuk hati atau love-nya terlihat jelas. Dari atas bukitnya juga, traveler dapat berfoto-foto dengan latar pemandangan danaunya. Perbukitan hijau di sekeliling gunung membuat panoramanya makin cantik. Amazing!
  •  Bukit Sentani (Bukit Teletubbies)
Sebagian dari masyarakat Papua menamakan bukit ini dengan sebutan bukit Teletubbies. Penamaan bukit tersebut mungkin karena bentuk bukitnya mirip dengan perbukitan yang ada dalam acara anak-anak di televisi tersebut.
Dari atas bukit ini, Anda dapat jumpai pemandangan sekeliling Danau Sentani. Perbukitannya berwarna hijau dan seolah terlihat bergelombang. Belum lagi, ada awan-awan putih yang menyelimuti. Menurut saya, pemandangan ini sebenarnya lebih cantik dari bukit yang ada di program acara Teletubbies. Pulau-pulau di Sentani kebanyakan didominasi oleh ladang rumput. Pohon-pohon yang menjulang tinggi kebanyakan berada di wilayah pinggir pulau.


Danilo Wenno

 
 

Tidak ada komentar